Tanah Datar, 1 November 2026 – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas (FKG UNAND) sukses menyelenggarakan Lokakarya Revisi Mayor Kurikulum Program Studi Kedokteran Gigi yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 30 Oktober–1 November 2026, bertempat di Hotel Emersia, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FKG UNAND dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan dan penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan kompetensi profesi dokter gigi.
Lokakarya secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas, Prof. Dr. drg. Nila Kasuma, M.Biomed, PBO. Dalam sambutan dan arahannya, Dekan menekankan pentingnya evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan kedokteran gigi. Revisi mayor kurikulum diharapkan dapat menghasilkan struktur pembelajaran yang lebih terarah, terintegrasi, serta mampu menjawab tantangan perkembangan pendidikan dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Kegiatan ini menghadirkan drg. Musri Amurwaningsih, M.Med.Ed. sebagai narasumber yang memberikan arahan dan pendampingan dalam proses penyusunan revisi mayor kurikulum. Lokakarya diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, tim kurikulum, serta dosen dari berbagai bidang ilmu di lingkungan FKG UNAND yang terlibat aktif dalam pembahasan dan penyusunan kurikulum.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pemaparan kondisi kurikulum yang sedang berjalan serta rancangan usulan pengembangannya. Selanjutnya, narasumber memberikan pemaparan mengenai arah dan prinsip revisi mayor kurikulum yang menjadi landasan dalam proses penyusunan kurikulum baru. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama dan pembahasan rancangan mata kuliah oleh masing-masing kelompok bidang ilmu.
Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada penyusunan komponen utama kurikulum, mulai dari perhitungan dan finalisasi jumlah Satuan Kredit Semester (SKS), penyusunan struktur dan peta kurikulum, hingga pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Seluruh peserta berperan aktif dalam diskusi dan kerja kelompok untuk memastikan keterpaduan materi pembelajaran antarmata kuliah dan bidang ilmu.
Selain penyusunan peta kurikulum, peserta juga melakukan pembahasan rancangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sebagai bagian dari upaya memastikan keselarasan antara capaian pembelajaran, materi perkuliahan, metode pembelajaran, dan sistem penilaian.
Melalui diskusi yang berlangsung secara intensif dan kolaboratif, lokakarya ini menghasilkan rancangan peta kurikulum Program Studi Kedokteran Gigi yang disusun berdasarkan masukan dan kontribusi dari berbagai bidang ilmu. Hasil pembahasan tersebut menjadi langkah penting dalam proses penyempurnaan kurikulum untuk mendukung tercapainya kompetensi lulusan yang diharapkan.

Rangkaian kegiatan diakhiri pada Minggu, 1 November 2026, dengan penutupan oleh Dekan FKG UNAND. Pelaksanaan lokakarya selama tiga hari ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh bidang ilmu dalam mewujudkan kurikulum pendidikan kedokteran gigi yang lebih komprehensif, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FKG UNAND terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan lulusan dokter gigi yang kompeten, profesional, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat.